Beranda / Uncategorized / Ketua ASTINDO Apresiasi Pangdam Turun Langsung, 300 Personel TNI Bergerak Tangani Karhutla TNTP

Ketua ASTINDO Apresiasi Pangdam Turun Langsung, 300 Personel TNI Bergerak Tangani Karhutla TNTP

img 20261014 wa0094

PANGKALAN BUN, LensaExpres.com – Gerak cepat jajaran TNI dalam mendukung penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) mendapat apresiasi dari Ketua Asosiasi Travel Indonesia di Kecamatan Kumai, Ahmad Yani.

Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas langkah nyata prajurit TNI di bawah komando Kodam XXII/Tambun Bungai yang saat ini turut bergerak melakukan penanganan di kawasan terdampak karhutla. Menurutnya, keterlibatan langsung personel di lapangan menunjukkan pentingnya tindakan cepat dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan.

Ia menyebutkan, sekitar 300 personel telah dikerahkan untuk mendukung upaya penanganan karhutla, termasuk melaksanakan pembuatan sumur bor di sejumlah lokasi terdampak. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menyediakan sumber air untuk menunjang penanganan kebakaran, terutama di kawasan yang mengalami keterbatasan air.

Ahmad Yani juga mengaku bangga melihat Pangdam turun langsung ke lokasi bersama para prajurit. Baginya, kehadiran pimpinan di lapangan merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi yang dihadapi personel sekaligus menunjukkan keseriusan dalam mendukung upaya pengendalian karhutla.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat TNI. Saya bangga melihat Pangdam turun langsung ke lokasi bersama anak buahnya untuk melihat kondisi di lapangan dan mendukung penanganan karhutla,” ungkap Ahmad Yani.

Ia menilai, kawasan TNTP memiliki nilai penting yang harus dijaga bersama. Selain menjadi kawasan konservasi, taman nasional tersebut juga menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati yang perlu dilindungi dari ancaman kebakaran.

Karena itu, menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan satu pihak. Dukungan pemerintah daerah, pengelola taman nasional, perusahaan, relawan, dan masyarakat sangat diperlukan agar langkah pencegahan maupun penanganan di lapangan dapat berjalan secara terpadu.

Ahmad Yani berharap pengerahan personel serta pembangunan sarana pendukung seperti sumur bor dapat membantu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, sekaligus mengurangi risiko meluasnya api ke kawasan hutan yang masih terjaga.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Menjaga TNTP merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh unsur terus bersinergi agar karhutla dapat dikendalikan dan kelestarian kawasan tetap terjaga,” pungkasnya.( Taufik Hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *