PANGKALAN BUN, LensaExpres.com – Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Abdul Gapur, mengatakan pihaknya saat ini masih melanjutkan program kerja dari kepemimpinan sebelumnya. Sejumlah program di masing-masing bidang juga mulai berjalan, meskipun masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Abdul Gapur menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi sektor perikanan adalah kondisi kemarau yang berdampak terhadap usaha budidaya ikan menggunakan keramba. Menurunnya debit air sungai menjadi tantangan tersendiri bagi para pembudidaya, terutama dalam menjaga kelangsungan pasokan bibit ikan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar kegiatan budidaya perikanan tetap berjalan dan produktivitas masyarakat dapat terjaga.
Di sisi lain, pada sektor ketahanan pangan, pihaknya terus melaksanakan operasi pasar di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan inflasi sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Abdul Gapur menilai, pelaksanaan pasar murah dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang berpotensi memengaruhi daya beli.
“Dengan adanya pasar murah, diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat sehingga kebutuhan pokok tetap bisa dijangkau,” ungkap Abdul Gapur kepada LensaExpres.
Ia berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam mendukung sektor perikanan maupun menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Kotawaringin Barat.( Taufik Hidayat)










