Beranda / Kalteng / Kadisdik Kota Palangka Raya Terima Konfirmasi Lensaexpres, Bahas Sekolah Rujukan Inklusif

Kadisdik Kota Palangka Raya Terima Konfirmasi Lensaexpres, Bahas Sekolah Rujukan Inklusif

img 20260805 wa0059

PALANGKA RAYA – Lensadxpres.com.Pertemuan antara Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dengan wartawan Lensaexpres berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Hubungan yang hangat terlihat saat berlangsungnya konfirmasi terkait keberadaan SDN 4 Kota Palangkaraya sebagai sekolah rujukan pendidikan inklusif di Kota Palangka Raya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jayani menjelaskan bahwa sekolah rujukan inklusif memiliki peran penting dalam memberikan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan inklusif agar seluruh siswa dapat memperoleh hak belajar tanpa adanya diskriminasi.

Ia menegaskan bahwa pengembangan sekolah inklusif tidak hanya menyangkut penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kompetensi tenaga pendidik, sehingga mampu memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik.

Wartawan Lensaexpres menilai pertemuan tersebut berlangsung secara terbuka, sehingga berbagai informasi terkait program pendidikan inklusif dapat disampaikan dengan baik. Diharapkan, keberadaan sekolah rujukan inklusif di Kota Palangka Raya semakin berkembang dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh anak,sementara kadisdik menjelaskan Petunjuk teknis penggunaan dana untuk sekolah penyelenggara pendidikan inklusif diatur melalui mekanisme Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) berdasarkan Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026, serta petunjuk khusus Bantuan Pemerintah (Banpem) Layanan Inklusif Perdirjen Pendidikan Vokasi dan Khusus. Dana ini dipakai untuk membiayai kegiatan operasional, penyesuaian pembelajaran, asesmen khusus, hingga honorarium pendukung bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). dijelaskannya pula terkait sekolah inklusif untuk SD ada tiga lokasi sementara untuk sumber dana atau anggaran semua dari dana pusat ucap nya pada wartawan Rabu 5/8/2026 (Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *