Beranda / Kalteng / H Bambang anggota DPRD Sukamara Bersama Warga Turun Padamkan Karhutla, Minta Rumah Oksigen Disediakan

H Bambang anggota DPRD Sukamara Bersama Warga Turun Padamkan Karhutla, Minta Rumah Oksigen Disediakan

img 20260921 wa0008

SUKAMARA —LensaExpres.com.Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan berbagai pihak di tengah kondisi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah. H Bambang anggota DPRD Sukamara dari Partai Gerindra turut bersama masyarakat melakukan upaya pemadaman di sejumlah lokasi yang terdampak.

Tidak hanya mengandalkan upaya pemadaman, H Bambang bersama warga juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Doa bersama dilakukan melalui istighosah maupun secara berjamaah, sementara sebagian masyarakat juga menjalankan ritual adat sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi Karhutla yang terjadi.

“Semua kita kembalikan kepada Yang Maha Esa. Kita sudah berusaha melakukan pemadaman, tetapi kita juga harus berdoa agar kondisi ini segera berakhir,” ujar H Bambang kepada Lensaexpres, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, kondisi di lapangan membutuhkan perhatian serius, terutama karena keterbatasan peralatan pemadaman yang dimiliki masyarakat. Karena itu, dirinya turun langsung melihat kondisi sejumlah desa untuk mengetahui dampak kabut asap yang dirasakan warga.

H Bambang menyebut wilayah Desa Lunci hingga Kecamatan Balai Riam hampir merata terdampak kabut asap. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap dampak udara yang tidak sehat.

Di sisi lain, H Bambang berharap pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah dapat menyediakan rumah oksigen di puskesmas atau lokasi yang dekat dengan permukiman masyarakat.

“Kalau bisa rumah oksigen disediakan di puskesmas atau di desa-desa yang banyak penduduknya. Ini penting sebagai langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak udara akibat kabut asap,” jelasnya.

Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan bagi masyarakat apabila kabut asap terus berlangsung.

H Bambang menegaskan, penanganan Karhutla tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh elemen harus bersama-sama melakukan pencegahan dan pemadaman sekaligus menjaga lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas. ( Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *