Beranda / Kalteng / Gerak Cepat Bupati Sukamara Tinjau Titik Rawan Penyalahgunaan Distribusi BBM, Antrean di SPBU Mulai Terurai

Gerak Cepat Bupati Sukamara Tinjau Titik Rawan Penyalahgunaan Distribusi BBM, Antrean di SPBU Mulai Terurai

img 20260803 wa0003

SUKAMARA, Lensa Expres.com — Bupati Sukamara, Masduki, turun tangan langsung melakukan pemantauan dan pengecekan ke sejumlah lokasi strategis yang diindikasikan menjadi tempat penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya laporan serta keluhan dari masyarakat terkait kelangkaan BBM dan antrian panjang di SPBU yang sempat terjadi di wilayah Kabupaten Sukamara.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan masyarakat, indikasi utama penyebab terjadinya kekosongan pasokan BBM di Sukamara diduga kuat akibat adanya penyalahgunaan jalur distribusi. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan lokal justru diduga dikirim dan didistribusikan ke daerah lain.

​Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Masduki bersama jajaran instansi terkait langsung bergerak cepat menyisir sejumlah titik rawan.

“Kami pemerintah daerah bersama instansi terkait melakukan pemantauan di beberapa titik. Di antaranya dermaga speedboat dan beberapa titik lokasi lainnya yang diindikasikan menjadi lokasi pendistribusian BBM ke daerah lain,” ujar Masduki.

​Pemerintah Kabupaten Sukamara menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat jalur distribusi BBM agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi di tengah kesulitan masyarakat.

​Berkat gerak cepat dan langkah-langkah penertiban yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama pihak berwenang, situasi di lapangan kini mulai berangsur kondusif.

Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang sempat dikeluhkan warga dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan sudah mulai terurai.

​”Setelah kami melakukan langkah-langkah untuk menindaklanjuti fenomena antrean, beberapa hari belakangan ini antrian sudah mulai terurai,” pungkasnya.

​Masduki juga mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi apabila menemukan indikasi penyelewengan distribusi BBM, demi menjaga stabilitas ketersediaan energi di Bumi Gawi Barinjam. (Ahs)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *