Beranda / Kalteng / Bukti Nyata Karya TNI, Jembatan Jihing Buka Akses Antar Desa di Sukamara

Bukti Nyata Karya TNI, Jembatan Jihing Buka Akses Antar Desa di Sukamara

img 20260925 wa0040

SUKAMARA, LENSAEXPRES.COM – Pembangunan Jembatan Jihing menjadi salah satu bukti nyata karya TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukamara. Setelah berhasil direalisasikan dan diresmikan, jembatan tersebut kini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar akses darat dari satu desa ke desa lainnya.

Peresmian Jembatan Jihing mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran infrastruktur tersebut dinilai membawa harapan baru, terutama bagi warga yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih mudah untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Jembatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dilaksanakan dengan dukungan dan kerja keras jajaran TNI Kodim 1014 di wilayah Kabupaten Sukamara. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui karya nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan terbukanya akses melalui Jembatan Jihing, mobilitas warga antarwilayah diharapkan menjadi semakin lancar. Masyarakat dapat lebih mudah menjalankan aktivitas ekonomi, mengangkut hasil usaha, maupun melakukan berbagai keperluan lainnya tanpa harus menghadapi kendala akses seperti sebelumnya.

Tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, pembangunan jembatan tersebut juga mendapat perhatian positif di dunia maya. Sejumlah tanggapan masyarakat menunjukkan apresiasi terhadap terwujudnya pembangunan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga.

Jembatan Jihing akhirnya bukan sekadar bangunan penghubung, tetapi menjadi bagian penting dalam membuka akses dan mempererat hubungan antarwilayah. Infrastruktur tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana sinergi pemerintah pusat, TNI, dan masyarakat dapat menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok daerah.

Bagi masyarakat Sukamara, berdirinya Jembatan Jihing menjadi harapan baru agar konektivitas antar desa semakin terbuka dan pembangunan dapat terus dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
(Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *