Palangka Raya – Lensaexpres.com.Aksi unjuk rasa yang dilakukan para pengusaha peternak ayam di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Palangka Raya kembali berlanjut pada Kamis (30/7/2026). Aparat penegak hukum tampak bersiaga penuh untuk mengantisipasi jalannya aksi agar tetap berlangsung aman dan kondusif.
Sejak pagi, ratusan personel kepolisian telah ditempatkan di sekitar lokasi. Sedikitnya 200 anggota personel dari Polresta Palangkaraya , dibantu jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, disiagakan untuk mengamankan aksi para pengunjuk rasa.
Pengamanan dilakukan di sejumlah titik, termasuk pintu masuk Kantor PLN UP3 Palangka Raya, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama penyampaian aspirasi berlangsung. Meski situasi dijaga ketat, aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif agar aksi berjalan tertib.
Aksi lanjutan ini merupakan bentuk kekecewaan para peternak ayam terhadap seringnya pemadaman listrik yang mereka nilai telah menimbulkan kerugian besar, mulai dari meningkatnya biaya operasional hingga kematian ternak ayam. Para peternak berharap pihak PLN segera memberikan kepastian dan solusi nyata atas persoalan kelistrikan yang mereka hadapi.beberapa jam kemudian pengunjuk rasa bergeser ke halaman rumah jabatan gubrrnur kalteng untuk bertemu langsung dengan General Manejer Kalselteng didampingi gubernur H Agustiar Sabran , aksi pengunjuk rasa pun sempat tegang(Taufik Hidayat)










