Beranda / Kalteng / Proyek Pengendalian Banjir Berjalan, Pengerukan dan Pembesian Mulai Terlihat di Lapangan

Proyek Pengendalian Banjir Berjalan, Pengerukan dan Pembesian Mulai Terlihat di Lapangan

img 20260810 wa0013

KALTENG,- LENSAEXPRES .COM. Kegiatan proyek pengendalian banjir pada kawasan strategis ekonomi, kawasan perkotaan, wilayah 3T, serta daerah berisiko tinggi terus berjalan dikota Palangkaraya . Sejumlah pekerjaan fisik mulai terlihat di lapangan, di antaranya pengerukan dan proses pembesian.

Proyek yang menggunakan anggaran APBN kurang dari Rp12 miliar tersebut berdasarkan pantauan Lensaexpres di lapangan, Senin (10/8/2026), tampak terus dikerjakan. Tenaga teknisi maupun pengawas terlihat melakukan pemantauan terhadap pekerjaan di lokasi.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan proyek berjalan sesuai dengan tahapan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Salah seorang sumber yang ditemui Lensaexpres di lokasi, Adi, mengaku merasa bangga sekaligus bersyukur dengan adanya kontrol dari pihak luar di tengah pelaksanaan pekerjaan.

Menurut Adi, adanya pemantauan secara langsung menjadi perhatian tersendiri bagi pihaknya dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan.

“Saya merasa bangga dan bersyukur ada kontrol di saat tengah bekerja. Ini membuat kami lebih memperhatikan pekerjaan,” ujar Adi kepada Lensaexpres, Senin (10/8/2026).

Namun, Adi tidak memberikan banyak keterangan terkait detail pekerjaan. Ia menyarankan agar informasi lebih lengkap mengenai proyek tersebut dikonfirmasikan langsung kepada pihak manajemen.

“Bisa konfirmasi kepada manajer Divedeng,” ucapnya.

Sementara itu, dari hasil pantauan Lensaexpres, aktivitas pekerjaan masih berlangsung. Pengerukan serta pembesian menjadi bagian pekerjaan yang terlihat di lokasi, sementara tenaga teknisi dan pengawas terus melakukan pemantauan.

Dengan nilai anggaran APBN yang mencapai kurang dari Rp12 miliar, pelaksanaan proyek tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai spesifikasi dan target yang telah ditentukan serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengendalian banjir di kawasan yang menjadi sasaran program.(Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *