Palangkaraya Lensaexpres.com – Pembangunan infrastruktur di sektor pengairan dan sumber daya air terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan wilayah serta mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sejumlah pekerjaan yang dilakukan, seperti normalisasi sungai, pembukaan saluran air yang selama ini terisolasi atau buntu, hingga peningkatan jaringan drainase, dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain memperlancar aliran air, program tersebut juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Alan selaku warga masyarakat Palangkaraya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II yang terus melaksanakan berbagai program di bidang sumber daya air. Menurut nya, pekerjaan yang dilakukan sangat membantu meningkatkan kelancaran sistem pengairan sekaligus memberikan dampak positif terhadap aktivitas pertanian maupun kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan II. Saluran air yang sebelumnya tersumbat kini mulai lancar, sehingga kami berharap risiko banjir dapat berkurang dan hasil pertanian juga semakin baik,” ungkap salah seorang warga kepada Lensaexpres.
Alan berharap program pembangunan dan pemeliharaan jaringan pengairan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih mengalami kendala sistem drainase dan pengairan.diantaranya kegiatan penvendalian banjir kawasan strategis ekonomi , kawasanperkotaan, 3T,dan daerah beresiko tinggi .Pekerjaan peningkatan dreanasi htama pengendalian banjir kota Palangka Raya. Sumber dana SPBN tahun 2026 nilai Kontrak Rp 13.960.800.000. Nilai di adindum kontrak Rp 12.564.720.000.(Taufik Hidayat)










