Banjarmasin – Lensaexpres.com .Sabtu 1/8/2026. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kalimantan Selatan menjadikan persoalan kelistrikan sebagai salah satu pembahasan utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Organisasi kepemudaan tersebut menilai kondisi kelistrikan yang selama ini terjadi telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta berdampak terhadap aktivitas ekonomi, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam forum tersebut, Ketua DPD KNPI Kalsel menyampaikan keprihatinan atas masih seringnya persoalan kelistrikan yang dinilai merugikan masyarakat. Gangguan pasokan listrik disebut telah menghambat aktivitas usaha, mengurangi produktivitas, hingga menyebabkan kerugian bagi banyak pelaku UMKM yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Menurut Andi Rustianto .,S.M. ketua DPD KNPI Kalsel, kondisi tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan pelayanan kelistrikan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait.
“Ketidakpuasan masyarakat terhadap kondisi kelistrikan saat ini menjadi keprihatinan kita bersama. Karena itu, KNPI mengangkat persoalan ini dalam Rapat Kerja Daerah dan akan mengambil langkah-langkah tegas sesuai dengan hasil kesepakatan organisasi,” ujarnya kepada Lensaexpres.
DPD KNPI Kalsel berharap persoalan kelistrikan dapat segera ditangani secara serius oleh pihak berwenang agar masyarakat memperoleh pelayanan listrik yang lebih andal. Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta memperjuangkan solusi yang berpihak kepada kepentingan publik dan keberlangsungan dunia usaha di Kalimantan Selatan.(Taufik Hidayat)










