PANGKALAN BUN, LENSAEXPRES.COM– Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Triyanto, S.H., M.H., menyoroti anggaran dan kontribusi berbagai pihak dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).
Menurut Triyanto, TNTP merupakan salah satu ikon kebanggaan bangsa Indonesia yang dikenal hingga mancanegara, termasuk negara-negara Eropa. Karena itu, upaya menjaga kelestarian kawasan tersebut harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah terhadap upaya pencegahan karhutla di kawasan TNTP perlu mendapat perhatian dan pengawasan agar pelaksanaannya berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan.
Selain anggaran pemerintah, Triyanto juga mempertanyakan kontribusi pihak mitra TNTP, termasuk yayasan dan relawan yang terlibat dalam kegiatan pelestarian maupun pencegahan karhutla.
“Kalau memang ada kontribusi dari berbagai pihak, tentu perlu diketahui bagaimana bentuk dukungannya, berapa besar anggaran yang tersedia, dan untuk apa saja penggunaannya. Pertanyaannya, ke mana anggaran itu dialokasikan dan sejauh mana hasilnya di lapangan?” demikian pokok sorotan yang disampaikan Triyanto.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai sumber pendanaan, besaran anggaran, serta realisasi kegiatan penting untuk memastikan seluruh dukungan yang tersedia benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.
Ia berharap pemerintah, pengelola TNTP, yayasan mitra, serta pihak-pihak yang terlibat dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kontribusi dan penggunaan anggaran tersebut.
Dengan demikian, pengawasan publik dapat berjalan secara proporsional, sekaligus mendorong pengelolaan kawasan TNTP yang lebih transparan dan bertanggung jawab.
Bagi Triyanto, menjaga TNTP bukan hanya menyangkut kelestarian hutan dan habitat satwa, melainkan juga mempertahankan salah satu kekayaan alam Indonesia yang memiliki nilai penting di mata dunia.( Taufik Hidayat )










