SUKAMARA — Rapat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Sukamara Tahun Anggaran 2026 terus berlanjut. Dari pantauan wartawan, pembahasan berlangsung cukup intensif dengan jeda istirahat, makan, dan salat (isoma), sebelum rapat kembali dilanjutkan.
Ketua DPRD Kabupaten Sukamara, Ahmad Darsoni, saat dihubungi Lensaexpres.com melalui telepon seluler mengatakan, secara umum jalannya pembahasan anggaran perubahan berlangsung cukup lancar.
“Berjalan cukup lancar dan tidak alot. Hanya saja ada beberapa pertanyaan dari anggota DPRD terkait penyertaan modal,” ujar Ahmad Darsoni kepada Lensaexpres.com.
Menurutnya, salah satu materi yang menjadi perhatian dalam pembahasan adalah rencana penyertaan modal, baik kepada PT BSJ maupun PT BPR Artha Sukma. Nilai penyertaan modal yang dibahas disebut mencapai Rp45 miliar.
Selain penyertaan modal, pembahasan juga mencakup sejumlah pos anggaran lainnya, termasuk mengenai dana hibah.
Ahmad Darsoni menyampaikan bahwa berbagai pertanyaan dan masukan dari anggota DPRD merupakan bagian dari proses pembahasan anggaran agar setiap alokasi anggaran dapat dibahas secara terbuka sebelum ditetapkan.
Rapat pun kembali dilanjutkan setelah jeda, dengan sejumlah agenda anggaran yang masih menjadi bahan pembahasan antara DPRD dan pihak pemerintah daerah.
( Taufik Hidayat )










