SUKAMARA, Lensa Expres.com — Pemerintah Kabupaten Sukamara mengambil langkah nyata dalam memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerahnya. Sebanyak 3.231 paket seragam dan tas sekolah disalurkan kepada peserta didik baru tingkat SD, SMP, dan SMA/sederajat di lima kecamatan untuk tahun ajaran 2026/2027.
Bupati Sukamara, Masduki, menyampaikan harapan besar di balik penyaluran bantuan ini. Ia menegaskan bahwa program tersebut dihadirkan sebagai instrumen penting untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sukamara. Menurutnya, pemenuhan akses pendidikan merupakan kewajiban serta hak mendasar yang wajib dijamin oleh pemerintah bagi setiap anak.
“Harapan saya dengan program ini, tidak ada lagi anak-anak di Sukamara yang putus sekolah. Semua anak-anak Sukamara harus sekolah karena pendidikan adalah hak semua anak,” ujar Masduki.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara, total penerima bantuan ini mencakup 1.209 siswa SD, 1.084 siswa SMP, dan 938 siswa SMA/sederajat. Seluruh paket bantuan tersebut didistribusikan secara merata ke lima wilayah kecamatan.
rincian distribusi bantuan per kecamatan yaitu Kecamatan Sukamara: 1.626 paket (terdiri dari 534 siswa SD, 529 siswa SMP, dan 563 siswa SMA/sederajat), Kecamatan Balai Riam: 602 paket (terdiri dari 246 siswa SD, 203 siswa SMP, dan 153 siswa SMA), Kecamatan Permata Kecubung: 471 paket (terdiri atas 224 siswa SD, 175 siswa SMP, dan 72 siswa SMA), Kecamatan Jelai: 272 paket (terdiri dari 90 siswa SD, 84 siswa SMP, dan 98 siswa SMA) serta Kecamatan Pantai Lunci: 260 paket (terdiri dari 115 siswa SD, 93 siswa SMP, dan 52 siswa SMA).
Melalui program pemberian perlengkapan sekolah gratis ini, Pemkab Sukamara berharap beban finansial orang tua dalam menyambut tahun ajaran baru dapat berkurang, sekaligus memotivasi para pelajar untuk giat menuntut ilmu demi masa depan Kabupaten Sukamara yang lebih cerdas.










