PANGKALAN BUN, LensaExpres.com – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendapat sorotan dari mantan Wakil Ketua DPRD Kobar, Bambang Seherman. Ia mengaku prihatin melihat kondisi masyarakat yang masih harus mengantre panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Bambang menilai, di tengah perayaan HUT ke-67 Kobar yang berlangsung meriah, persoalan kebutuhan dasar masyarakat seperti ketersediaan BBM seharusnya turut menjadi perhatian pemerintah.
“Di ulang tahun Kobar yang ke-67 ini, kita bergembira. Namun di balik itu saya sangat sedih dan miris. Hampir dua bulan masyarakat masih harus antre di setiap SPBU, bahkan antreannya bisa mencapai berkilometer,” ujar Bambang kepada LensaExpres.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan yang perlu segera mendapat perhatian, terlebih antrean tidak hanya terjadi pada BBM bersubsidi. Ia menyebut masyarakat yang membutuhkan BBM nonsubsidi pun masih mengalami kesulitan untuk mendapatkannya.
“BBM nonsubsidi untuk kita saja susah, apalagi yang subsidi. Ini harus menjadi perhatian pemerintah,” katanya.
Bambang juga menyoroti sejumlah persoalan lain yang menurutnya masih dirasakan masyarakat, seperti kondisi kelistrikan dan kabut asap yang muncul seiring musim kemarau.
Ia berharap momentum HUT ke-67 Kobar tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Jangan hanya kita menyantap hidangan enak bersama-sama, sementara rakyat masih kesulitan mencari BBM. Persoalan seperti ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Bambang berharap pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, sehingga masyarakat tidak terus-menerus menghadapi antrean panjang di SPBU.
“Sudah hampir dua bulan kondisi ini dipertontonkan. Kami sebagai masyarakat merasa sedih. Mau mencari BBM saja harus mengantre panjang. Ini yang menurut saya perlu disampaikan dan menjadi perhatian pada momentum HUT Kobar ke-67,” pungkasnya.( Taufik Hidayat)










