Beranda / Kalteng / Kabut Asap Makin Pekat, H. Bambang Turun Langsung Temui Warga

Kabut Asap Makin Pekat, H. Bambang Turun Langsung Temui Warga

img 20260924 wa0002(1)

SUKAMARA, LENSAEXPRES.COM — Kemarau berkepanjangan membuat kabut asap semakin menyelimuti sejumlah wilayah di Kecamatan Permata Kecubung dan Balai Riam, Kabupaten Sukamara. Kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan.

Warga mengaku udara terasa semakin pekat ketika asap mulai masuk ke permukiman. Kondisi ini terutama dikhawatirkan berdampak pada anak-anak, lansia, serta masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah.

Di tengah kondisi tersebut, H. Bambang, wakil rakyat dari daerah pemilihan setempat, turun langsung menemui masyarakat. Ia membagikan masker dan susu sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak kabut asap.

Kehadiran Bambang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menilai kedekatannya dengan masyarakat membuat kunjungan tersebut terasa lebih sebagai bentuk kepedulian daripada sekadar kunjungan formal.

“Pak Bambang itu dekat dengan masyarakat. Kalau datang, kami merasa seperti didatangi keluarga sendiri,” ungkap seorang warga kepada Lensaexpres.

Warga berharap kepedulian tersebut tidak berhenti pada pembagian masker dan susu. Mereka juga berharap ada langkah berkelanjutan untuk memantau kondisi udara, menjaga kesehatan masyarakat, serta menangani sumber asap.

Bagi warga, kabut asap bukan sekadar persoalan jarak pandang dan ketidaknyamanan. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi udara yang buruk dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

H. Bambang melalui aksi turun langsung tersebut menunjukkan perhatian terhadap kondisi masyarakat di daerah pemilihannya. Warga pun berharap persoalan kabut asap mendapat penanganan serius sehingga mereka dapat kembali menghirup udara yang lebih bersih dan aman.

LENSAEXPRES.COM — Di tengah pekatnya kabut asap, warga tidak hanya membutuhkan masker, tetapi juga perhatian dan langkah nyata agar persoalan tidak terus berlarut.
(Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *