Beranda / Uncategorized / Bapas Pangkalan Bun dan BNNK Kobar Perkuat Sinergi Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan

Bapas Pangkalan Bun dan BNNK Kobar Perkuat Sinergi Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan

img 20261005 wa0112(1)

PANGKALAN BUN – LensaExpres.com. Upaya memperkuat pembimbingan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan terus dilakukan melalui sinergi lintas instansi. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun menghadiri rapat koordinasi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat, Senin (5/10/2026).

Rapat yang berlangsung di Kantor BNNK Kotawaringin Barat tersebut menjadi momentum untuk membangun kerja sama yang lebih kuat dalam mendukung Klien Pemasyarakatan agar mampu meningkatkan keterampilan, kemandirian, sekaligus mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bapas Kelas II Pangkalan Bun diwakili oleh Bagus dan Partogi. Sejumlah peluang kolaborasi dibahas, terutama program yang dapat memberikan dukungan nyata terhadap proses pembimbingan dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan.

Sinergi antara Bapas dan BNNK dinilai penting, mengingat proses reintegrasi sosial tidak hanya membutuhkan pembimbingan, tetapi juga dukungan, keterampilan dan kesempatan bagi Klien Pemasyarakatan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri.

Melalui kerja sama tersebut, berbagai program edukasi, pembinaan keterampilan dan pemberdayaan diharapkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan Klien Pemasyarakatan.

Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun, Tigor Immanuel Hutabalian, mengatakan koordinasi dengan berbagai instansi merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembimbingan Klien Pemasyarakatan.

“Sinergi dengan BNNK Kotawaringin Barat diharapkan dapat membuka peluang pelaksanaan program yang memberikan manfaat langsung bagi Klien Pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan kemandirian dan kesiapan mereka untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat,” ujar Tigor.

Menurutnya, keberhasilan proses reintegrasi sosial membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak. Karena itu, komunikasi dan koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar program yang dijalankan tidak berhenti pada pembinaan, tetapi mampu memberikan bekal nyata bagi Klien Pemasyarakatan.

Bapas Kelas II Pangkalan Bun pun terus mendorong terbangunnya kerja sama dengan instansi dan pihak terkait sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Dengan sinergi yang semakin kuat, program pemberdayaan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi Klien Pemasyarakatan dalam menjalani proses kembali ke masyarakat.( Taufik Hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *