PANGKALAN BUN, LensaExpres.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, selama kurang lebih tiga bulan terakhir berdampak terhadap sektor pariwisata, khususnya kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Tanjung Puting.
Ahmad Yani, salah seorang pelaku wisata di Kobar, mengungkapkan bahwa sejumlah wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, membatalkan perjalanan yang sebelumnya telah dipesan. Kondisi tersebut diperparah dengan pembatalan penerbangan dari dan menuju Pangkalan Bun.
Menurutnya, pihak agen perjalanan terus memberikan informasi kepada wisatawan yang telah melakukan pemesanan dan membayar deposit. Bagi wisatawan yang membatalkan kunjungan, pengembalian uang dilakukan sesuai kesepakatan. Sebagian wisatawan lainnya memilih menjadwalkan ulang perjalanan hingga kondisi kembali normal.
“Kami berharap kabut asap segera berlalu sehingga penerbangan dan kunjungan wisatawan kembali lancar. Dampak ini sangat kami rasakan sebagai pelaku usaha pariwisata,” ungkap Ahmad Yani.
Ia berharap penanganan karhutla dan pemulihan kualitas udara segera membuahkan hasil, sehingga pariwisata Taman Nasional Tanjung Puting kembali ramai dikunjungi dan perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor wisata dapat pulih.( Taufik Hidayat)










