Beranda / Kalteng / Bupati Sukamara: Pawai Pembangunan Jadi Momentum Perkuat Budaya dan Identitas Daerah

Bupati Sukamara: Pawai Pembangunan Jadi Momentum Perkuat Budaya dan Identitas Daerah

img 20260830 wa0015

SUKAMARA, Lensa Expres.com — Bupati Sukamara, Masduki, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus mencakup pembangunan manusia, pelestarian budaya, serta penguatan identitas daerah.

Hal tersebut disampaikan Masduki dalam momentum Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Sukamara.

Menurutnya, keberagaman pakaian adat, kesenian, musik, tarian, tradisi, hingga berbagai kreativitas masyarakat yang ditampilkan dalam pawai merupakan gambaran bahwa pembangunan daerah memiliki dimensi yang lebih luas.

“Melalui pakaian adat, kesenian, musik, tarian, tradisi, serta berbagai kreativitas yang ditampilkan dalam pawai pembangunan ini, mari kita tunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga tentang pembangunan manusia, pelestarian budaya, dan penguatan identitas daerah,” ujar Masduki.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengembangan destinasi wisata, kata dia, harus dibarengi dengan peningkatan kebersihan dan kenyamanan serta dukungan terhadap kreativitas masyarakat.

Menurut Masduki, potensi lokal seperti kuliner, kerajinan, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seni, serta budaya daerah harus terus dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik wisata Kabupaten Sukamara.

Dengan begitu, wisatawan yang berkunjung ke Sukamara tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat merasakan keramahan masyarakat serta mengenal kekayaan budaya, adat istiadat, dan berbagai keunikan daerah.

“Pariwisata harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, mari kita kembangkan destinasi wisata, tingkatkan kebersihan dan kenyamanan, serta dorong kreativitas masyarakat melalui kuliner, kerajinan, produk UMKM, seni dan budaya lokal,” katanya.

Masduki juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran dalam menjaga sekaligus mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Sukamara.

Ia mengingatkan agar budaya daerah tidak hanya dijadikan sebagai tontonan dalam berbagai kegiatan, tetapi harus menjadi kekuatan sekaligus kebanggaan masyarakat.

“Jangan sampai budaya kita hanya menjadi tontonan, tetapi harus menjadi kekuatan dan kebanggaan daerah,” tegasnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam Pawai Pembangunan dapat terus dipelihara dan menjadi bagian dari upaya bersama membangun Kabupaten Sukamara yang maju, berbudaya, serta memiliki daya tarik wisata yang semakin kuat. (Ahs)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *