Beranda / Kalteng / Bupati Kobar Apresiasi Warga Binaan yang Terima Remisi HUT Ke-81 RI

Bupati Kobar Apresiasi Warga Binaan yang Terima Remisi HUT Ke-81 RI

img 20260817 wa0061

Pangkalan Bun – Lensaexpres.com. Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah memberikan apresiasi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun yang memperoleh remisi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyerahan remisi tersebut dilaksanakan pada Senin (17/8/2026) dan menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI. Sebanyak 464 warga binaan Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun menerima remisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Remisi secara simbolis diserahkan oleh Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah kepada perwakilan warga binaan. Penyerahan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Kobar serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati Kobar menyampaikan apresiasi kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pembinaan. Menurutnya, pemberian remisi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri.

Momentum remisi juga sejalan dengan komitmen jajaran Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun dalam mendorong seluruh warga binaan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia yang dibacakan pada kegiatan tersebut disampaikan bahwa pemberian remisi bukan semata-mata penghargaan atas perilaku baik warga binaan, tetapi juga diharapkan menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Pemberian remisi diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi warga binaan untuk mempertahankan perilaku positif dan meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan.

Dengan demikian, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berubah, memperbaiki diri, dan menata kembali masa depan setelah menyelesaikan masa pidananya.
(RH)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *