Beranda / Kalteng / Jembatan Gantung Jadi Akses Alternatif, Warga Karang Besi Kini Lebih Mudah Beraktivitas

Jembatan Gantung Jadi Akses Alternatif, Warga Karang Besi Kini Lebih Mudah Beraktivitas

img 20260811 wa0011

LAMANDAU, LENSAEXPRES — Dahulu, masyarakat Desa Karang Besi, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, harus menghadapi keterbatasan akses jalan yang cukup menyulitkan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut membuat warga harus mencari jalur alternatif untuk menuju sejumlah wilayah.

Namun, keadaan perlahan berubah setelah muncul gagasan dari Kepala Desa Karang Besi, Petrus Ito Pangestu, untuk membangun jembatan gantung sebagai salah satu akses alternatif bagi masyarakat.

Gagasan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat. Kebersamaan dan semangat gotong royong warga terlihat dalam proses pembangunan, sehingga jembatan gantung tersebut kini memberikan manfaat nyata bagi aktivitas masyarakat.

Dari pantauan Lensaexpres, keberadaan jembatan gantung ini tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga menjadi bukti bahwa kekompakan antara pemerintah desa dan masyarakat dapat melahirkan pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya.

Salah seorang warga mengungkapkan, sebelumnya masyarakat cukup kesulitan ketika harus melewati jalur yang belum memiliki akses memadai. Dengan adanya jembatan gantung, warga kini memiliki pilihan jalur alternatif yang lebih memudahkan mobilitas.

“Sekarang kami sangat terbantu. Dulu aksesnya cukup sulit, tetapi dengan adanya jembatan ini kami memiliki jalan alternatif untuk beraktivitas,” ungkap warga.

Warga menilai langkah Kepala Desa Petrus Ito Pangestu patut diapresiasi karena mampu melihat kebutuhan masyarakat dan menuangkannya dalam sebuah gagasan pembangunan yang sederhana, namun memiliki manfaat besar.

Pembangunan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kemajuan desa tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga membutuhkan gagasan, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat.

Dengan terus terjaganya semangat gotong royong, warga berharap pembangunan infrastruktur di Desa Karang Besi dapat terus berlanjut sehingga akses masyarakat semakin terbuka dan aktivitas ekonomi maupun sosial warga menjadi lebih mudah.(Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *