Beranda / Kalteng / Retaknya Struktur Jembatan KM 7 Jadi Sorotan, Kontraktor Senior Minta Kajian Teknis Menyeluruh

Retaknya Struktur Jembatan KM 7 Jadi Sorotan, Kontraktor Senior Minta Kajian Teknis Menyeluruh

img 20260719 wa0035

KOTAWARINGIN BARAT – Lensaexpres.com.Retaknya struktur badan jalan di Jembatan KM 7 ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama terus menjadi perhatian berbagai pihak. Selain mengundang kekhawatiran para pengguna jalan, kondisi tersebut juga memunculkan beragam pendapat dari kalangan kontraktor hingga DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat.

Seorang kontraktor senior menilai penyebab keretakan tidak bisa disimpulkan secara sederhana. Menurutnya, diperlukan kajian teknis secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan sebelum dilakukan perbaikan.

“Kalau jembatan mengalami penurunan, penyebabnya bisa karena beban kendaraan yang berat atau kondisi kultur tanah. Namun jika yang terjadi adalah keretakan pada badan jalan, hal itu bisa dipengaruhi oleh kualitas tingkat kekerasan material. Apabila nilai kekerasannya kurang, maka keretakan bisa muncul. Karena itu, spesifikasi teknis jembatan perlu dikaji ulang oleh tim yang berkompeten,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menambahkan, proses pemeriksaan hendaknya dilakukan secara transparan dan mendapat pengawasan berbagai pihak, termasuk insan pers, mengingat nilai anggaran pembangunan dan pemeliharaan jembatan cukup besar serta menyangkut keselamatan masyarakat.

“Tim teknis tentu yang lebih memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Hasil kajian mereka nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Asrofi, meminta pemerintah melalui instansi terkait agar segera menindaklanjuti kondisi tersebut. Menurutnya, jembatan KM 7 merupakan jalur strategis yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.

Jalur ini menjadi akses utama yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Barat dengan sejumlah daerah lainnya, seperti Kabupaten Sukamara, Lamandau, hingga Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Karena itu, kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat berharap hasil kajian teknis dapat segera diselesaikan sehingga penanganan terhadap keretakan struktur jembatan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai standar konstruksi, demi menjaga keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat di jalur penghubung antarwilayah tersebut.ketika dikonfirmasi kepada kadis PUPR Propinsi Kalteng Juni Gultom pihaknya sudah memberangkatkan tim dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun ucapnya kadis sesegara akan dilaksanakan pekerjaannya (Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *