SUKAMARA, Lensa Expres.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 menjadi momentum penguatan kolaborasi perlindungan anak. Tahun ini tema besarnya adalah “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline Sayang Anak Sayang Indonesia.
Wakil Bupati Sukamara, Nur Efendi mengatakan bahwa tema tersebut dimaknai sebagai ajakan mencintai, melindungi, dan memberi masa depan cerah bagi anak sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Karena anak yang terlindungi hari ini akan tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, dan sejahtera,” katanya
Nur Efendi menambahkan, Semangat HAN 2026 diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA). Gerakan bersama ini mengintegrasikan upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, perlindungan, pemenuhan hak, partisipasi anak, penguatan keluarga, penguatan peran masyarakat, keamanan ruang digital, serta respons cepat terhadap berbagai bentuk kekerasan.
Semangat tersebut dilanjutkan melalui kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak), yang diluncurkan Kemen PPPA pada 6 Juli 2026. BERLIAN bukan sekadar kampanye, melainkan gerakan kolaboratif yang mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Juli sebagai Bulan Anak Indonesia dan menciptakan lingkungan yang aman, ramah, nyaman, sehat, dan inklusif bagi anak.
Dalam kesempatan itu, Ia juga mengajak lembaga, pemda, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, hingga anak Indonesia untuk menjadi bagian dari Gerakan BERLIAN.
“Mari kita pastikan semangat ini bergema dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital, sehingga setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, dan didengar suaranya,” pungkasnya (Ahs)










