Beranda / Kalteng / Bupati Sukamara Tekankan Reformasi Birokrasi Berbasis Teknologi​SUKAMARA, Lensa Expres .com – Bupati Sukamara, Masduki, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan bagi jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, serta Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara, Senin (13/7/2026).

Bupati Sukamara Tekankan Reformasi Birokrasi Berbasis Teknologi​SUKAMARA, Lensa Expres .com – Bupati Sukamara, Masduki, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan bagi jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, serta Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara, Senin (13/7/2026).

img 20260715 wa0028

​Dalam sambutannya, Bupati Masduki menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah taktis dan strategis untuk menata, membina, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sukamara. Ia menekankan bahwa para pejabat yang baru dilantik memegang peranan krusial sebagai motor penggerak kebijakan daerah.

​”Di tangan saudaralah upaya untuk mendorong terlaksananya berbagai kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukamara. Oleh sebab itu, tingkatkan diri agar memiliki integritas tinggi dalam mewujudkan reformasi birokrasi,” ujar Masduki.

​dalam kesempatan itu, Masduki menginstruksikan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik untuk bekerja secara profesional dan menjaga netralitas.

Ia secara tegas meminta jajarannya untuk bebas dari intervensi politik praktis serta menjauhi segala bentuk praktik gratifikasi, suap, maupun nepotisme. Menurutnya, integritas adalah modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan jauhkan diri dari tindakan yang mencederai kepercayaan publik,” tambahnya.

​Menjawab tantangan zaman, Masduki menyoroti pentingnya adaptasi teknologi di lingkungan birokrasi. Ia mendorong para pejabat untuk memaksimalkan penggunaan teknologi informasi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

​”ASN harus adaptif. Pemanfaatan teknologi dan AI bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan upaya konkret kita untuk memangkas birokrasi yang lamban menjadi birokrasi yang lincah dan berorientasi pada kemudahan masyarakat,” pungkasnya. (Ahs)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *