Beranda / Uncategorized / KPU Sukamara Sasar Pemilih Rentan dan Marginal di Desa Kenawan

KPU Sukamara Sasar Pemilih Rentan dan Marginal di Desa Kenawan

img 20261023 wa0027

SUKAMARA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukamara menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Rentan dan Marginal serta Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Non-Tahapan Pasca Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024.

Kegiatan berlangsung di Aula Balai Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung, Rabu (21/10/2026).

Sosialisasi dihadiri perwakilan Camat Permata Kecubung, Pj. Kepala Desa Kenawan, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Sekretaris Desa, staf Kantor Desa Kenawan, serta warga setempat.

Ketua Divisi Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Sukamara, Abdul Mu’ti, bersama Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Edi Susanto, dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Ahmad Zen Allantany, tampil sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dalam paparannya, ketiga komisioner menekankan pentingnya pendidikan pemilih sebagai fondasi partisipasi politik warga. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara serta urgensi keterlibatan aktif dalam proses demokrasi.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan dan marginal. Kelompok ini, menurut KPU, harus memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses informasi kepemiluan dan menggunakan hak pilihnya.

“Pendidikan pemilih tidak hanya dilakukan menjelang tahapan pemilu. Upaya ini harus berkelanjutan, bahkan di luar tahapan, untuk membangun kesadaran politik, memperkuat pemahaman hak pilih, dan mendorong partisipasi yang sadar, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujar Abdul Mu’ti dalam materinya.

KPU Kabupaten Sukamara menilai keterlibatan pemerintah desa menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pendidikan pemilih hingga tingkat akar rumput. Melalui sosialisasi langsung di desa, informasi kepemiluan diharapkan dapat diserap lebih efektif oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sukamara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi kepemiluan dan mendorong partisipasi yang merata dan inklusif, khususnya bagi kelompok rentan dan marginal, demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *