SUKAMARA, LensaExpres.com – Karang Taruna Kabupaten Sukamara menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukamara, Aan Nurhasan.
Aan menegaskan, penanganan karhutla yang dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah perlu dilihat secara bijak dan menyeluruh. Menurutnya, penilaian terhadap kinerja pemerintah hendaknya didasarkan pada data, fakta, serta keseluruhan upaya yang telah dilakukan, bukan hanya berfokus pada satu peristiwa.
“Penanganan karhutla yang dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang notabene adalah pemimpin Kalteng, harus kita lihat secara bijak dan menyeluruh. Jangan hanya melihat satu peristiwa, kemudian menghapus seluruh kerja-kerja yang telah dilakukan,” ujar Aan.
Ia menilai, penanganan karhutla membutuhkan langkah komprehensif, mulai dari mitigasi, penanganan darurat, perlindungan masyarakat terdampak, hingga persiapan pemulihan ekonomi pascabencana.
Menurutnya, seluruh upaya tersebut bertujuan melindungi masyarakat Kalimantan Tengah dari dampak kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengganggu kesehatan, aktivitas sosial, serta perekonomian warga.
“Langkah itu terekam jelas, dan tujuannya tentu untuk melindungi jutaan masyarakat Kalteng dari bahaya karhutla,” katanya.
Meski demikian, Aan mengakui bahwa pelaksanaan penanganan di lapangan tetap perlu dievaluasi. Apabila masih terdapat kekurangan, hal itu harus menjadi bahan perbaikan bersama agar upaya penanganan karhutla ke depan semakin optimal.
“Kritik tentu diperlukan. Evaluasi juga harus dilakukan. Tetapi, penilaian yang adil harus melihat keseluruhan kerja dan fakta,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penanganan karhutla tidak boleh berhenti ketika api mulai padam. Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat terdampak harus tetap berlanjut, termasuk melalui pemulihan kondisi sosial dan ekonomi setelah bencana.
Karena itu, Aan menilai persiapan pascakarhutla menjadi pekerjaan penting yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Jangan karena satu peristiwa, seluruh kerja seolah tidak pernah dilakukan. Jangan karena framing sesaat, data dan fakta yang telah dikerjakan untuk masyarakat ikut dihilangkan,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Karang Taruna Kabupaten Sukamara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menghadapi karhutla, sekaligus mengawal upaya pemulihan bagi warga yang terdampak.
Aan berharap, pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat terus memperkuat koordinasi, melakukan evaluasi secara terbuka, serta menyiapkan langkah pascabencana secara terencana agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan kondisi kehidupan berangsur pulih.( Taufik Hidayat)









