pangkalan Bun – lensa Expres.com.Harapan masyarakat Kelurahan Mendawai Seberang untuk memiliki akses yang lebih mudah menuju Puskesmas Pembantu (Pustu) Mendawai Seberang perlahan mulai terwujud. Pembangunan jembatan menuju fasilitas kesehatan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh warga.
Selama ini, keberadaan Pustu Mendawai Seberang menjadi salah satu kebutuhan yang sangat didambakan masyarakat. Namun, akses menuju fasilitas kesehatan tersebut masih menjadi kendala, terutama bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan cepat.
Dengan dibangunnya jembatan tersebut, masyarakat berharap pelayanan kesehatan di wilayah itu semakin mudah dijangkau dan keberadaan Pustu benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kami sangat bersyukur karena akses menuju Pustu akhirnya dibangun. Ini sudah lama sekali kami dambakan. Mudah-mudahan setelah jembatan selesai, masyarakat tidak lagi kesulitan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap salah seorang warga.
Pembangunan jembatan tersebut diketahui menelan anggaran sekitar Rp285 juta. Nilai tersebut tentu bukan jumlah yang kecil, terlebih pembangunan dilaksanakan ketika pemerintah daerah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Karena itu, warga menilai pembangunan akses menuju Pustu bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
Bagi masyarakat Mendawai Seberang, jembatan tersebut menjadi penghubung penting. Bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang selama ini mereka harapkan.
Di tengah keterbatasan anggaran, warga berharap pembangunan yang menggunakan uang daerah tersebut benar-benar dikerjakan dengan baik, berkualitas dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Masyarakat pun berharap setelah akses jembatan selesai, pelayanan Pustu Mendawai Seberang dapat berjalan optimal sehingga warga tidak harus menghadapi kesulitan akses ketika membutuhkan pemeriksaan maupun pelayanan kesehatan.( Taufik Hidayat)









