SUKAMARA, LensaExpres.com — Bupati Sukamara, H. Masduki, S.T., M.A.P., menegaskan pentingnya peran gereja dalam memperkuat persatuan, menjaga kerukunan umat beragama, serta membangun karakter dan moral masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Sinode Resort III Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Sukamara Tahun 2026, Jumat (16/10/2026).
Masduki mengatakan, sinode bukan sekadar forum gerejawi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, memantapkan program pelayanan, serta merumuskan langkah strategis dalam menjawab tantangan pelayanan di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mencakup pembangunan karakter, moral, dan kehidupan sosial masyarakat.
Dalam hal ini, gereja memiliki peran penting menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, kedamaian, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Bupati juga mengajak seluruh elemen GKE untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama, menjaga persatuan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Ia menegaskan, keberagaman agama, suku, dan budaya di Kabupaten Sukamara merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama.
“Perbedaan hendaknya tidak menjadi pemisah, melainkan menjadi landasan untuk saling menghormati dan bergotong royong demi kemajuan daerah yang kita cintai,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Masduki berharap, melalui Sinode Resort III GKE Sukamara Tahun 2026, setiap keputusan yang dihasilkan dapat semakin memperkuat pelayanan gereja sekaligus memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Menutup sambutannya, Bupati Sukamara memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi gereja maupun masyarakat.
Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bupati H. Masduki secara resmi membuka Sinode Resort III GKE Sukamara Tahun 2026, seraya menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan dan toleransi terus terpelihara di Bumi Gawi Barinjam.( Taufik Hidayat)










