SUKAMARA – LensaExpres.com – Pemerintah Kabupaten Sukamara mendorong pelaksanaan Pelatihan Pemuda Wirausaha Tahun 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan bekal keterampilan yang dapat diterapkan peserta untuk membangun usaha secara mandiri.
Kegiatan yang resmi dibuka pada Kamis, 10 September 2026, tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan, kreativitas, dan daya saing generasi muda di Kabupaten Sukamara.
Bupati Sukamara Masduki, S.T., menyampaikan bahwa pemuda merupakan aset penting sekaligus memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, dengan kreativitas, keberanian berinovasi serta keterampilan yang memadai, pemuda diharapkan mampu menciptakan peluang usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukamara, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan ini. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan dan daya saing pemuda agar mampu menjadi pelaku usaha yang mandiri, kreatif dan inovatif,” ujar Masduki dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, kelompok pemuda usia 16 hingga 30 tahun merupakan bagian penting dalam pembangunan. Potensi generasi muda perlu diarahkan melalui berbagai program yang dapat meningkatkan keterampilan, pendidikan, kepemimpinan maupun kewirausahaan.
Melalui Pelatihan Pemuda Wirausaha Tahun 2026 ini, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan yang mempunyai nilai jual dan nilai manfaat ketika kembali ke daerah masing-masing.
“Diharapkan pemuda dan pemudi Kabupaten Sukamara bisa memiliki keterampilan dan keahlian yang mampu memberikan nilai jual dan nilai manfaat setelah selesai mengikuti kegiatan pelatihan dan kembali ke daerah asal masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, Masduki berharap pelatihan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi peserta ke depan. Salah satunya dengan mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Adapun bidang yang menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut di antaranya servis kendaraan roda dua dan tata boga. Kedua bidang tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha mandiri di Kabupaten Sukamara.
Pemerintah daerah berharap para peserta berani mengambil langkah untuk memulai usaha, meskipun diawali dari skala kecil. Dengan ketekunan dan kemampuan mengembangkan usaha, kegiatan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi sumber pendapatan sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Masduki juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius dan bersungguh-sungguh. Setiap materi maupun praktik yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bekal dalam memasuki dunia usaha.
“Untuk itu, saya berpesan sekaligus berharap kepada seluruh peserta agar bisa mengikuti kegiatan pelatihan pemuda wirausaha ini dengan serius dan bersungguh-sungguh,” pesannya.
Dengan adanya program tersebut, Pemkab Sukamara berharap semakin banyak generasi muda yang mampu berdiri secara mandiri, menciptakan produk maupun jasa yang bernilai ekonomi, serta menjadi bagian dari penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan Pelatihan Pemuda Wirausaha Tahun 2026 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka oleh Bupati Sukamara Masduki, S.T., dengan semangat “Salam Pemuda! Maju, maju, maju!”
(Taufik Hidayat)










