Beranda / Kalteng / BPBD Sukamara Maksimalkan Penanganan Karhutla, Dua Unit Peralatan Segera Diterima

BPBD Sukamara Maksimalkan Penanganan Karhutla, Dua Unit Peralatan Segera Diterima

img 20260907 wa0098

Sukamara, LENSA EXPRES — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukamara terus memaksimalkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah yang masih ditemukan titik api.

Kepala BPBD Kabupaten Sukamara, Anderson, mengatakan upaya pemadaman hingga saat ini terus dilakukan meski pihaknya masih menghadapi keterbatasan peralatan dan personel.

“Sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Memang kami kekurangan alat dan personel, tetapi kami tetap maksimal melakukan penanganan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga malam sebelumnya masih ditemukan api di wilayah Cabang Barat. Namun, secara umum kondisi titik api di wilayah Sukamara mulai mengalami penurunan.

“Untuk saat ini sudah ada penurunan,” katanya.Senin 7/9/2026

Dalam memperkuat penanganan karhutla, BPBD Kabupaten Sukamara juga akan mendapatkan tambahan peralatan. Dalam waktu dekat, dua unit peralatan akan diterima, salah satunya merupakan bantuan berasal dari Pangdam XXII/Tambun Bungai.

Tambahan peralatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas di lapangan dalam menghadapi karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih rawan.

Anderson juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Menurutnya, pembakaran menjadi salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya karhutla.

“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga kondisi ini. Walaupun sekarang ada penurunan, masyarakat tetap tidak boleh membakar,” tegasnya.

Sementara untuk dukungan relawan, BPBD Kabupaten Sukamara saat ini mendapat bantuan dari relawan yang tergabung dalam kelompok masyarakat, termasuk relawan dari wilayah transmigrasi. Mereka dinilai cukup aktif membantu proses penanganan di lapangan.

Terkait kondisi di cabang Barat dan wilayah lainnya, BPBD memastikan pemantauan dan penanganan masih terus dilakukan. Beberapa api yang ditemukan sebelumnya telah berhasil dipadamkan, namun terdapat lokasi yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Yang kemarin masih ada, tetapi yang bisa dipadamkan sudah kami padamkan,” pungkas Anderson.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *