Beranda / Kalteng / Seluruh ASN Turun Tangani Karhutla

Seluruh ASN Turun Tangani Karhutla

img 20260902 wa0025

PALANGKA RAYA – Lensaexpres.com.Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk ikut turun tangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Kalteng.

Instruksi tersebut dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran serta dampak kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kesehatan warga.

Menindaklanjuti arahan gubernur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng turut mengerahkan personelnya untuk membantu proses pemadaman di lapangan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST., MTP., mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 130 orang tenaga ASN dan petugas fungsional untuk membantu mempercepat penanganan karhutla di sejumlah lokasi.

“Sesuai arahan gubernur, kami dari Dinas PUPR Provinsi Kalteng menurunkan sekitar 130 orang untuk membantu penanganan dan pemadaman karhutla di beberapa titik,” ujar Juni.

Menurutnya, keterlibatan ASN dalam penanganan karhutla merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Selain membantu memadamkan api, langkah tersebut juga bertujuan mencegah kebakaran meluas dan mengurangi potensi terjadinya kabut asap.

Juni menegaskan, seluruh personel yang diturunkan diharapkan dapat bekerja secara cepat dan bersama-sama dengan tim di lapangan.

“Kita ingin api secepatnya bisa dikendalikan sehingga tidak meluas dan kabut asap tidak semakin menyebar yang nantinya dapat mengganggu masyarakat,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalteng terus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi karhutla. Keterlibatan ASN di lapangan diharapkan mampu mempercepat penanganan, terutama pada titik-titik yang membutuhkan tambahan personel.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menekan dampak karhutla selama musim kemarau, sekaligus menjaga agar kualitas udara dan kondisi lingkungan tetap aman bagi masyarakat.( Taufik Hidayat)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *