Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran TNI untuk menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen Zainul Arifin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah memberikan ruang dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia mengatakan, keberadaan Kodam XXII/Tambun Bungai merupakan sebuah kehormatan, terlebih satuan tersebut tengah memperingati hari ulang tahun pertamanya.
Sambutan positif masyarakat Kalimantan Tengah terhadap keberadaan Kodam juga mendapat apresiasi. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi kekuatan bagi TNI dalam menjalankan tugas sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
“Keberadaan kita adalah untuk kemanunggalan TNI dan rakyat,”ujar Mayjen Zainul Arifin.Sabtu 15/8/2026
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sejumlah pengaturan dan penutupan jalur lalu lintas selama rangkaian kegiatan HUT Kodam yang berlangsung hampir satu minggu, termasuk pelaksanaan Tambun Bungai Run. Pengaturan tersebut dilakukan demi mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Lebih lanjut, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh unsur TNI dan Polri dalam mendukung pembangunan Kalimantan Tengah, mulai dari desa hingga perkotaan.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung keberhasilan program nasional maupun program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara luas.
Semangat itu juga tercermin dalam moto “Mamut Menteng Isen Mulang”, yang menggambarkan sosok ksatria yang gagah berani dan pantang menyerah. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan karakter masyarakat Kalimantan Tengah yang memiliki semangat untuk terus maju dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan.
Di tengah suasana perayaan, perhatian juga diarahkan pada persoalan lingkungan, khususnya menghadapi musim kemarau. Pangdam mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan ketika membuka lahan.
Harapnya Pangdam kepada Masyarakat, termasuk warga di wilayah perkampungan, diajak bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah agar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Menurutnya, menjaga daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat.
Pembangunan, lanjutnya, tidak cukup hanya mengandalkan program dan kebijakan. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, keamanan, serta ketertiban menjadi bagian penting dalam menciptakan daerah yang maju dan sejahtera.
Menutup penyampaiannya, Mayjen Zainul Arifin kembali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah atas dukungan terhadap keberadaan Kodam XXII/Tambun Bungai. Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi TNI untuk menjalankan tugas dengan baik, aman, dan lancar.
Huma Betang Night pun tidak sekadar menjadi ruang perayaan. Di balik panggung dan suasana kebersamaan, tersampaikan pesan tentang keberanian, kepedulian, persatuan, serta semangat pantang menyerah untuk menjaga dan membangun Kalimantan Tengah secara bersama-sama.(Taufik Hidayat)










